Kamis, 11 April 2013
Selasa, 09 April 2013
Minggu, 01 Juli 2012
BHAKTI SOSIAL UKM PERMADU IBI DARMAJAYA
Bakti
Sosial UKM Permadu
Hari itu jumat 2 juni
2012 pukul 13.30 rombongan Unit Kegiatan Mahasiswa Perhimpunan
Mahasiswa Hindu (UKM Permadu) Informatics
& Business Institute (IBI) Darmajaya Lampung, berangkat dari kampus
menuju desa karya basuki, kecamatan
waway karya, Kabupaten lampung timur yang sebelumnya telah dilepas oleh Wakil
Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IBI Darmajaya , untuk melaksanakan
kegiatan bakti sosial. Ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang
dilaksanakan oleh UKM Permadu, sejak berdirinya organisasi kemahasiswaan ini 4
tahun yang lalu. Dua tahun sebelumnya juga telah dilaksanakan di desa Tulung
Kakan, Mei 2010 (24 KK Umat Hindu) dan desa Bali Rejo, Kecamatan Bekri, Mei
2011 (20 KK Umat Hindu) kedua desa tersebut berada di Kabupaten Lampung Tengah.
Umat Hindu yang kami
kunjungi adalah Umat Hindu yang berasal dari suku jawa, seperti orang jawa
kebanyakan yang tinggal didesa, sesampainya ditempat kami disambut dengan
meriah, kami dari rombongan pun merasa terkagum-kagum, perjalanan yang ditempuh
slama 2,5 jam terbayarlah sudah sehingga tak ada rasa lelah, setelah
beristirahat sejenak, tepat pukul 18.00 sore kami melaksanakan sembahyang
bersama, dalam persembahyangan tersebut dilantunkan kidung-kidung khas jawa
yang menambah suasana persembahyangan semakin khidmat. Setelah permbahyangan,
rombongan dan masyarakat setempat makan malam bersama, dan dilanjutkan dengan
pembukaan acara bahkti sosial oleh parisadha desa setempat yang kemudian diisi
dengan dharma tula. Dalam acara tersebut menurut penuturan Mangku Supratnoto,
dulu umat Hindu yang ada didesa tersebut jumlahnya sangat banyak tetapi karena kurangnya pembinaan dan
perhatian dari tokoh-tokoh hindu lainnya serta faktor-faktor lain seperti
ekonomi, pendidikan, perkawinan dll, lambat laun umat Hindu yang ada didesa
tersebut berkurang hingga kini tinggal 20 KK yang tersisa, hal yang sama
didesa-desa sebelumnya yang sudah kami kunjungi seperti desa Balirejo, dulu
jumlah umat Hindu disana sekitar 70an KK kini tinggal 20 KK. Hal yang menarik
dari desa karya basuki adalah Supranoto (Mangku Pura Lingga dharmajati, desa
Karya Basuki) dulunya adalah Non-Hindu, iya masuk Hindu ketika masih remaja,
karena ketekunannya mempelajari agama Hindu, maka masyarakat setempat
mengangkatnya menjadi pemangku. Kini desa tersebut telah memiliki pasraman yang
telah diakui di departemen agama Kanwil Prov. Lampung. Esok harinya minggu 3
juni 2012 diisi dengan pasraman kilat tingkat (SD,SMP dan SMA), dalam penutupan
acara dilakukan penanaman pohon mangga, dan bunga, serta penyerahan bantuan
berupa buku-buku agama Hindu, dan material pembangunan berupa 10 sak semen.
Sesuai dengan tema kegiatan yaitu mengaplikasikan Konsep Tri Hita Karana,
dengan harapan dapat membangun dan mendorong mental baik secara fisik maupun
spiritual Umat Hindu yang ada didesa
tersebut.
Minggu, 08 Januari 2012
Hari Raya Siwaratri
Brata Siwa Ratri Pada Tilem Kepitu
Oleh Adang Suprapto
D ari kalangan para peminat spiritual, cerita Lubdaka itu diterjemahkan sebagai berikut : Jika seseorang sudah mampu membunuh sifat kebinatangannya, maka timbullah rasa ingin dekat dengan Tuhan (Ida Sang Hyang Widhi Wasa). Rasa keinginan atau hasrat (kerinduan) itu diwujudkan dengan berbagai cara Rabu, 09 November 2011
Selasa, 08 November 2011
Menyimpan gambar Jpeg, kedatabase dan menampilkan ke Delphi 7.0
Biasanya kita kalok nyimpan gambar pada delphi akan berbentuk bitmap, nah jika ingin menyimpan kita bisa menggunakan teknik ini
.:. Steep yang dilakukan adalah buat coding ini .:.
uses jpeg;
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
Jpg: TJpegImage;
Stream: TMemoryStream;
begin
Jpg := nil;
Stream := nil;
try
.:. Steep yang dilakukan adalah buat coding ini .:.
uses jpeg;
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
Jpg: TJpegImage;
Stream: TMemoryStream;
begin
Jpg := nil;
Stream := nil;
try
Jumat, 14 Oktober 2011
Siste Kerja Catur Warna
Caturwarna menekan seseorang agar melaksanakan kewajibannya dengan sebaik-baiknya. Golongan Brahmana diwajibkan untuk memberi pengetahuan rohani kepada golongan Ksatriya, Waisya, dan Sudra. Golongan Ksatriya diwajibkan agar melindungi golongan Brahmana, Waisya, dan Sudra. Golongan Waisya diwajibkan untuk memenuhi kebutuhan material golongan Brahmana, Ksatriya, dan Sudra. Sedangkan golongan Sudra diwajibkan untuk membantu golongan Brahmana, Ksatriya, dan Waisya agar kewajiban mereka dapat dipenuhi dengan lebih baik.

















